|
Press
Release
Penandatangan Naskah Kerjasana Teknis oleh
Resident Representative JICA,
Bupati Kabupaten Sumedang, Rektor
Universitas Pendidikan
Indonesia
(UPI),
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat,
dan
Kepala Kanwil Depag Provinsi Jawa Barat
Sumedang, Selasa, 11
April 2006
Program kerjasama
teknis dalam bidang “Strengthening
in-service Teacher Training of Mathematics and Science
Education at Junior Secondary Level” diimplementasikan
di Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten
Pasuruan. Program kerjasama teknis di Kabupaten Sumedang
diresmikan pada hari Selasa 11 April 2006 melalui
penandatangan naskah kerjasama oleh Resident Representative
JICA, Bupati Kabupaten Sumedang, Rektor Universitas Pendidikan
Indonesia (UPI), Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat,
dan Kepala Kanwil Depag Provinsi Jawa Barat. Program kerjasama
ini bertujuan untuk mengembangkan model kegiatan MGMP melalui
penerapan Lesson Study
untuk meningkatkan mutu guru matematika dan IPA di kabupaten
sasaran. Hasil-hasil terbaik (best practices) IMSTEP (Indonesia
Mathematics and Science Teacher Education Project) di UPI,
UNY, dan UM merupakan cikal bakal dari program kerjasama yang
diresmikan hari ini. Salah satu hasil kegiatan IMSTEP yang
akan didiseminasikan pada program kerjasama di Kabupaten
Sumedang adalah Lesson
Study. Kegiatan Lesson
Study yang telah dikembangkan dan diujicoba di Bandung,
Yogyakarta, dan Malang mampu meningkatkan percaya diri guru
dalam membelajarkan siswa dan berperan aktif dalam forum
ilmiah tingkat nasional. Sebagai dampaknya, siswa-siswa
menjadi lebih aktif belajar mathematika dan IPA yang tercermin
dari aktifitas siswa berdiskusi, berargumentasi, dan sharing
hasil belajar secara individual dan kelompok.
Sekolah sasaran program kerjasama adalah seluruh SMP
negeri dan swasta, seluruh MTs negeri, dan MTs swasta di
Kabupaten Sumedang yang berjumlah 88 sekolah. Kegiatan
kerjasama akan dilaksanakan di 8 kelompok kerja MGMP
berdasarkan kedekatan sekolah.
Dalam pelaksanaannya, guru-guru matematika dan IPA akan
bekerjasama dengan dosen-dosen FPMIPA UPI untuk mengembangkan
model pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa belajar
melalui hands-on activity, daily life,
dan local materials.
Model pembelajaran yang telah dirancang bersama akan diujicoba
oleh seorang guru di kelas untuk mengetahui efektifitasnya
sementara guru-guru lain, dosen, dan mahasiswa bertindak
sebagai observer
terutama mengobservasi aktifitas siswa dalam pembelaajran.
Selanjutnya, kegiatan post-class
discussion akan dilaksanakan langsung setelah pembelajaran
berakhir untuk merefleksi pengalaman pembelajaran dan untuk sharing
lesson learnt dari masing-masing observer.
Kegiatan lesson study
merupakan yang tidak pernah berhenti melakukan perbaikan
pembelajaran.
Melalui program
kerjasama ini diharapkan terbentuk learning
community sebagai modal dasar terbentuknya keprofesionalan
guru. Learning community ini dapat memberikan kesempatan bagi guru untuk
melakukan continuous
improvement yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapai
di lapangan dalam rangka menghadapi persaingan global.
Kegiatan Lesson Study
juga merupakan bentuk in-service
training alternative yang memiliki banyak keunggulan,
seperti berpotensi untuk mengembangkan kompetensi guru dalam
bidang pedagogi, materi ajar, kepribadian dan komunikasi
sosial. Selain itu biaya untuk menyelenggarakan kegiatan Lesson
Study jauh lebih murah dibandingkan dengan model in-service
training yang lain.
|